GARUT – Bagi sebagian orang, sepeda motor mogok mungkin terdengar sebagai persoalan biasa. Namun ketika hal itu terjadi di jalur menanjak seperti Tanjakan Kopi, Jalan Raya Cijapati, Kecamatan Kadungora, situasinya bisa berubah menjadi cukup merepotkan.
Hal itulah yang dialami seorang warga pada Selasa (22/9/2026). Perjalanannya terhenti setelah sepeda motor yang dikendarainya mendadak tidak dapat melaju saat berada di kawasan tersebut.
Posisi kendaraan di jalur menanjak membuat pemiliknya kesulitan melakukan penanganan seorang diri. Di saat yang sama, keberadaan motor yang berhenti terlalu lama juga berpotensi mengganggu kendaraan lain yang melintas.
Dalam kondisi itu, warga memilih menghubungi Call Center 110 untuk meminta pertolongan.
Informasi tersebut kemudian diterima personel piket Polsek Kadungora. Laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi di Jalan Raya Cijapati.
Sesampainya di Tanjakan Kopi, petugas menemukan warga bersama sepeda motor yang sudah tidak dapat digunakan untuk melanjutkan perjalanan.
Petugas kemudian berupaya mencari cara agar kendaraan dapat dipindahkan dari jalur tersebut.
Mobil patroli akhirnya digunakan untuk mengevakuasi sepeda motor menuju tempat yang lebih aman.
Bagi pemilik kendaraan, bantuan tersebut menjadi solusi dari persoalan yang muncul secara tiba-tiba di tengah perjalanan.
Sementara bagi petugas, peristiwa sederhana itu menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat yang tidak selalu berkaitan dengan tindak kriminal maupun gangguan keamanan.
Kapolsek Kadungora Kompol Alit Kadarusman mengatakan, Call Center 110 memang disiapkan sebagai salah satu akses masyarakat untuk menghubungi kepolisian ketika membutuhkan bantuan.
“Call Center 110 merupakan sarana pelayanan Polri yang dapat dimanfaatkan masyarakat ketika membutuhkan bantuan. Setiap informasi yang masuk akan kami respons dengan cepat sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Alit.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat di lapangan sangat beragam.
Ada laporan yang berkaitan dengan keamanan, tetapi ada pula persoalan keseharian yang membutuhkan kehadiran petugas, termasuk ketika warga kesulitan menangani kendaraan yang mengalami masalah di jalan.
“Bukan hanya dalam situasi gangguan keamanan, kami juga hadir membantu masyarakat dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan. Prinsipnya, ketika masyarakat membutuhkan, Polri hadir,” katanya.
Setelah proses evakuasi selesai, sepeda motor berhasil dipindahkan dari kawasan tanjakan sehingga tidak menghambat pengguna jalan lainnya.
Arus kendaraan pun dapat kembali berlangsung tanpa adanya hambatan dari motor yang sebelumnya mogok.
Peristiwa di Tanjakan Kopi tersebut menjadi contoh kecil bahwa sebuah layanan darurat tidak selalu berakhir pada penanganan perkara besar.
Terkadang, manfaatnya justru dirasakan dari hal yang sederhana: menjawab panggilan warga yang sedang kesulitan dan memastikan dirinya tidak harus menghadapi persoalan seorang diri.
Di tengah perjalanan yang sempat terhenti itu, Call Center 110 menjadi jalan datangnya pertolongan.
Satu panggilan, satu respons, dan sebuah sepeda motor yang akhirnya berhasil dibawa menuju tempat yang lebih aman. (*)