GARUT – Upaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan anak usia dini dilakukan Kelompok Bermain (KB) Al Buniyyah di Kampung Cibuntu RT 001/RW 008, Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.
Melalui program revitalisasi satuan pendidikan, sejumlah fasilitas yang dinilai penting mulai dibenahi. Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), toilet, serta penataan lingkungan di sekitar sekolah.
Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan KB Al Buniyyah, Dede Muhammad Akbar, mengatakan revitalisasi menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk memperbaiki fasilitas yang selama ini dibutuhkan peserta didik.
“Alhamdulillah, melalui program revitalisasi ini kami bisa melakukan pembenahan sejumlah fasilitas yang memang dibutuhkan, mulai dari pembangunan UKS, toilet hingga penataan lingkungan sekolah,” ujar Dede.
Ia menjelaskan, keberadaan UKS sangat diperlukan sebagai fasilitas penunjang kesehatan bagi anak-anak selama berada di lingkungan sekolah.
Dengan adanya ruang tersebut, peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan ringan dapat memperoleh penanganan awal sebelum mendapat penanganan lebih lanjut jika diperlukan.
Selain UKS, pembangunan toilet juga menjadi bagian penting dari revitalisasi karena berkaitan langsung dengan sanitasi dan kebersihan lingkungan pendidikan.
“UKS dan toilet ini merupakan fasilitas yang penting. Kami ingin lingkungan sekolah bukan hanya nyaman untuk belajar, tetapi juga sehat dan memiliki sanitasi yang baik,” katanya.
Menurut Dede, karakteristik pendidikan anak usia dini menuntut lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman. Karena itu, penataan kawasan sekolah juga ikut dilakukan agar ruang belajar maupun area aktivitas anak menjadi lebih tertata.
Ia berharap perubahan kondisi fisik sekolah nantinya memberikan suasana yang lebih baik bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
“Harapan kami, setelah pembangunan ini selesai, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman. Guru juga bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan fasilitas yang lebih baik,” ucapnya.
Dede menilai, pembangunan sarana melalui program revitalisasi tidak hanya memberikan manfaat dari sisi fisik, tetapi juga dapat menunjang peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Karena itu, pihak sekolah berharap fasilitas yang selesai dibangun dapat dijaga dan dipelihara secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami tentu berharap pekerjaannya berjalan lancar dan hasil pembangunan bisa dijaga bersama. Yang paling penting, fasilitas ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di KB Al Buniyyah,” tuturnya.
Program revitalisasi tersebut juga diharapkan menjadi dorongan bagi pengelola untuk terus mengembangkan pelayanan pendidikan anak usia dini di Desa Sukamukti.
“Program ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan. Mudah-mudahan dengan sarana yang semakin baik, kualitas pendidikan di KB Al Buniyyah juga semakin meningkat,” pungkas Dede. (*)