Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan Masih Dikaji, Akses Wisatawan Dibatasi

Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan Masih Dikaji, Akses Wisatawan Dibatasi

GARUT – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih meneliti fenomena blue fire atau api biru yang muncul di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut.

Kemunculan api biru tersebut mendapat perhatian karena berada tidak jauh dari jalur pendakian yang biasa digunakan wisatawan. Untuk mengantisipasi potensi risiko, area di sekitar titik kemunculan sementara disterilkan.

Petugas Pos Pantau PVMBG Gunung Papandayan, Muhammad Nurul, mengatakan tim telah melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Namun, penyebab pasti munculnya blue fire belum dapat disimpulkan karena masih menunggu hasil kajian tim peneliti.

“Sampai saat ini kita sudah mengecek lokasi, jadi sekarang tinggal menunggu hasilnya dari tim peneliti, apakah ini faktor alam atau faktor luar,” ujar Nurul.

Menurutnya, fenomena serupa bukan pertama kali terjadi di kawasan Gunung Papandayan.

Api biru sebelumnya pernah ditemukan di kawasan Kawah Baru. Hanya saja, kemunculan kali ini berada di titik berbeda dan lebih dekat dengan jalur pendakian.

“Sebenarnya sudah pernah terjadi di Kawah Baru, tapi sekarang lokasinya beda lagi, dekat dengan jalur pendakian. Makanya kita sterilisasi dulu,” katanya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat dan wisatawan diminta untuk tidak mendekati area yang telah dibatasi hingga ada informasi lanjutan dari pihak berwenang.

“Himbauan untuk masyarakat ataupun wisatawan agar tidak mendekati area tersebut sampai menunggu arahan selanjutnya,” lanjutnya.

Nurul menjelaskan, laporan awal mengenai kemunculan blue fire diterima petugas pada sore hari, 23 September 2026.

Petugas kemudian melakukan pengecekan pada 24 September dan mendapati api biru masih terlihat menyala di lokasi.

Namun, saat pemeriksaan kembali dilakukan pada malam 25 September 2026, fenomena tersebut sudah tidak terlihat karena api dilaporkan telah padam.

Meski sempat muncul api biru, PVMBG memastikan sejauh ini tidak terdeteksi adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Papandayan secara signifikan.

Pemantauan terhadap kondisi gunung tetap dilakukan sembari menunggu hasil penelitian untuk memastikan apakah fenomena tersebut benar-benar berkaitan dengan proses alamiah vulkanik atau dipengaruhi faktor lain.

Hasil kajian nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebijakan lanjutan terhadap kawasan yang saat ini masih dibatasi untuk pengunjung. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *